Hujan turun sepulang aku dari sekolah. Oh aku tadi seusai mengajar mampir ke BRI ambil uang untuk persiapan RAT. Dilanjutkan ke Banjar beli amplop dan pesan nasi Padang untuk makan konsumsi RAT.
Aku suka hujan, asalkan aku sudah tiba di rumah . Okelah turun mau lama sebentar sama-sama membuat sejuk udara .
Hujan membuat tanaman dan bebungaan di halaman jadi hijau , segar, tak perlu menyiram.
Syukurlah desa tempat ku tinggal bukan daerah banjir, tak perlu was was ketika musim hujan tiba.
Januari hujan sehari-hari.Itu yang hari-hari ini terjadi. Tadi di Banjarnegara sempat jalan kaki dari ujung jalan depan kantor pos, melewati trotoar depan gedung DPRD. Nah di sini jalan kaki nyaman tidak terganggu pedagang kaki lima, sejuk pula karena rimbun pohon peneduh di pinggir jalan.
Sayang tidak semua trotoar nyaman untuk pejalan kaki, sebagian besar sudah dirampok ulah pedagang yang menggelar dagangannya di tempat yang mestinya ditujukan untuk pejalan kaki.
Belum lagi sampah yang berserakan, kemarin lewat pasar sampai prihatin, kota peraih Adipura kok pasarnya kotor minta ampun. Got-got tersumbat sampah yang dibuang sembarangan. Aku curiga sistem drainase di depan Samsat tidak dirawat atau didesain dengan baik. Buktinya begitu hujan, air memenuhi jalan seperti sungai. Duh sedih ya, Banjarnegara kota kecil yang kalau mau bisa dibuat indah, bersih, teratur, tapi masih sebatas harapan.
Kabar baiknya terminal barunya masih bagus, bersih, dan lapang. semoga saja semua pihak mau menjaga kebersihan dan kerapian terminal.
Hujan di Banjarnegara semoga memberi harapan untuk daerah yang lebih bersih, tertib, rapi, manusiawi, nyaman untuk dikunjungi, nyaman pula bagi penghuninya.
Jumat, 29 Januari 2010
Kamis, 31 Desember 2009
Reuni
Selasa 29 September jadi reuninya. Reuni Jurusan Bahasa Indonesia IKIP Yogyakarta tahun 1988. Diadakan di Patangpuluhan di rumah Teha Endang, yang datang aku, Teha, Janti, Animora, Arifin, Rifai, Giarno, Kusdaryanto, Arie Saptaji, Wicak, Ponimin, Yayuk, Prapto, Rika, Tutik Hartanti. Canda tawa pun bergulir, ruang jadi hingar bingar oleh tawa kami tak henti-henti jika ada yang bercerita ttg saat-saat indah dan lucu dulu.
Reuni mampu mengobati rindu, melepas penat, mengisi hati dengan kebaruan. Tambah networking.
Jelas fisik kami berbeda dari 14-16 tahun yang lalu. Ada yang jadi kurus Rika dan Anim, yang lain tambah mekar. Terutama aku dan Rifai. Tambah gagah dan ganteng seperti Prapto dan Ponimin. Rambut mulai memutih yang bikin pangling rambutnya ya Prapto.
Tak ada cerita yang tak mengundang tawa. Kami baru berhenti tertawa ketika mendoakan almarhumah Sulistiyani yang meninggal kecelakaan. Semoga dia tenang di sana.
Begitulah agenda untuk tahun depan diadakan lagi sekitar Desember.
Reuni mampu mengobati rindu, melepas penat, mengisi hati dengan kebaruan. Tambah networking.
Jelas fisik kami berbeda dari 14-16 tahun yang lalu. Ada yang jadi kurus Rika dan Anim, yang lain tambah mekar. Terutama aku dan Rifai. Tambah gagah dan ganteng seperti Prapto dan Ponimin. Rambut mulai memutih yang bikin pangling rambutnya ya Prapto.
Tak ada cerita yang tak mengundang tawa. Kami baru berhenti tertawa ketika mendoakan almarhumah Sulistiyani yang meninggal kecelakaan. Semoga dia tenang di sana.
Begitulah agenda untuk tahun depan diadakan lagi sekitar Desember.
Senin, 28 Desember 2009
Reuni
Besok Selasa 29 Desember 2009 alumni jurusan Bahasa dan sastra Indonesia IKIP Yogyakarta angkatan 1988 reuni. Reuni di rumah Teha endang patangpuluhan.Kami tidak bertemu antara 14-16 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana besok serunya. Mengobati rindu, berbagi cerita, berdiskusi.
Dulu kami masih muda, langsing, penuh semangat. Sekarang usia sudah setengah baya, badan melar sana-sini, semangat sih ya masih oke lah. Yang jelas dulu kuliah rata-rata masih lajang sekarang mayoritas sudah berkeluarga.
Seperti apa sih cerita serunya, hebohnya reuni.. Besok usai reuni kuceritakan. Selamat membaca.
Dulu kami masih muda, langsing, penuh semangat. Sekarang usia sudah setengah baya, badan melar sana-sini, semangat sih ya masih oke lah. Yang jelas dulu kuliah rata-rata masih lajang sekarang mayoritas sudah berkeluarga.
Seperti apa sih cerita serunya, hebohnya reuni.. Besok usai reuni kuceritakan. Selamat membaca.
Kamis, 24 Desember 2009
hening malam ini
suara musik memecah hening
malam merambat pelan-pelan
seolah tanpa beban
indahnya hari ini
syukur kepadaMu
setiap desah nafasku
setiap langkah kakiku
atas restuMu
di heningnya diri di bahagianya hati
bagai seribu taman bunga tumbuh di sana
diiringi suara musik surgawi
Ya Allah segala puji kepada Engkau
Kau anugerahkan nikmat
ketika mataku memandang indahnya kupu-kupu, hijaunya rumput
saat telingaku dengar merdunya nyanyi burung-burung
ikan-ikan berenang, bunga bermekaran
kutitipkan rinduku padaMu di doa-doaku
di sujudku
puisi ditulis saat hening meraja Kamis 24 Desember 2009
malam merambat pelan-pelan
seolah tanpa beban
indahnya hari ini
syukur kepadaMu
setiap desah nafasku
setiap langkah kakiku
atas restuMu
di heningnya diri di bahagianya hati
bagai seribu taman bunga tumbuh di sana
diiringi suara musik surgawi
Ya Allah segala puji kepada Engkau
Kau anugerahkan nikmat
ketika mataku memandang indahnya kupu-kupu, hijaunya rumput
saat telingaku dengar merdunya nyanyi burung-burung
ikan-ikan berenang, bunga bermekaran
kutitipkan rinduku padaMu di doa-doaku
di sujudku
puisi ditulis saat hening meraja Kamis 24 Desember 2009
Rabu, 23 Desember 2009
Hati Seluas Samudra
Hatimu seluas samudrakah untukku
ketika kau diam membatu
beku kelu
lupakah pada bijakmu
saat kau tumpahkan nasehatmu
hai, senyumlah untukku
sekali saja
biar hilang segala takutku
kusangkutkan dan kutitipkan di pohon
kubuang rasa itu di derasnya Serayu
di mana samudra hati
yang dulu kukagumi
sedemikian luas
sedemikian damai
kutunggu kau di lapangnya lubuk jiwaku
ketika kau diam membatu
beku kelu
lupakah pada bijakmu
saat kau tumpahkan nasehatmu
hai, senyumlah untukku
sekali saja
biar hilang segala takutku
kusangkutkan dan kutitipkan di pohon
kubuang rasa itu di derasnya Serayu
di mana samudra hati
yang dulu kukagumi
sedemikian luas
sedemikian damai
kutunggu kau di lapangnya lubuk jiwaku
Selasa, 22 Desember 2009
Liburan
Hujan turun rintik-rintik, suara bacaan AlQuran dari mesjid memecah kesunyian. Liburan baru mulai . Sudah dua hari.
Beberapa rencana liburan kususun, pergi ke Yogya reuni tgl 29 Desember, pergi ke Kedu nengok Mas Her pulang haji, ke dokter gigi Wonosobo. Tugas menumpuk, tugas bersih-bersih rumah, nyetrika, buat jadwal pelajaran, nyusun RPP, Promes, buat laporan koperasi untuk RAT. Waduh numpuk.
Yah kerjakan satu-satu, jalani rencana demi rencana. Insya Allah semua bisa terlaksana dan selesai dengan baik. Semoga.
Beberapa rencana liburan kususun, pergi ke Yogya reuni tgl 29 Desember, pergi ke Kedu nengok Mas Her pulang haji, ke dokter gigi Wonosobo. Tugas menumpuk, tugas bersih-bersih rumah, nyetrika, buat jadwal pelajaran, nyusun RPP, Promes, buat laporan koperasi untuk RAT. Waduh numpuk.
Yah kerjakan satu-satu, jalani rencana demi rencana. Insya Allah semua bisa terlaksana dan selesai dengan baik. Semoga.
Jumat, 04 Desember 2009
Motif Batik
Anak-anak ikut lomba mendesain motif batik khas Banjarnegara, Bu Yus menugasi beberapa anak untuk menggambar motif batik. Ahwanto, Tia, Vina, Riki menggambar dengan bagus. Setelah diwarnai, di luar dugaan gambar anak-anak bagus sekali. Pagi-pagi lihat gambar mereka, wow! Kami terkagum-kagum. Bu Yus jadi antusias dan pede ngantar rancang motif mereka ke panitia di kantor Setda Banjarnegara bagian perekonomian.
Semoga saja karya mereka dapat meraih juara. Kapan-kapan kupajang di sini. Insya Allah.
Semoga saja karya mereka dapat meraih juara. Kapan-kapan kupajang di sini. Insya Allah.
Langganan:
Komentar (Atom)