Hari Sabtu 15 Mei 2010 aku pagi-pagi berangkat ke sekolah seperti biasa. Namun sesampainya di Madukara depan pasar tak ada mikrobus yang ngetem. Ternyata tak ada mobil yang lewat karena jalan longsor begitu berita yang kudengar. Kupikir berarti jalan bisa dilewati motor, jadi kutunggu teman yang naik motor lewat. Melintaslah Pak Kanapi temanku guru BP. Aku pun membonceng. Kami menerunskan perjalanan menuju sekolah yang dari pasar Madukara sekitar 4 kilometer.
Namun di tengah hutan pinus jalan ternyata tertimbun tanah yang longsor dari bukit di sebelahnya. Jalan yang terkena longsoran kurang lebih sepanjang 30 meter. Akhirnya aku turun dari boncengan dan mendekat ingin melihat. Kukeluarkan hpku dan kupotret bukit yang longsor itu gunakan kamera HP.
Begitu banyak sepeda motor yang terparkir . Mereka mayoritas guru yang akan berangkat mengajar, ada juga pegawai lain. Wartawan pun sudah ada yang meliput.
Semoga besok jalan sudah bisa dilewati lagi, sehingga kami bisa bekerja seperti biasa lagi, kasihan murid-muridku kalau kami tak bisa mengajar terhalang jalan yang longsor.
Semoga masyarakat dan Perhutani lebih mempedulikan hutan pinus ini. Memang di bukit yang longsor itu, rumput yang ada di bawah pohon pinus kurang subur. Bahkan tanahnya tanpak kecoklatan tanda tak tertutupi tanaman.
Minggu, 16 Mei 2010
Sabtu, 24 April 2010
Malam Minggu
Malam Minggu lagi. Selalu ada kegembiraan di malam Minggu. Berarti besok libur, tidur bisa lebih malam. Malam Minggu juga bisa on line di internet lebih lama dari biasanya.
Di Serayu Adventure sedang ada event Kejuaraan Arung Jeram Australasia. Event internasional itu diikuti Indonesia, Malaysia, Iran, Kazashtan, Slovakia. Aku sih sempat meliput ke Serayu Adventure dua kali, nonton eksibisi kayak di Randegan, dan nonton acara pembukaannya yaitu defile dimeriahkan thek-thek dan drumband taruna Akpol yang luar biasa indah, kompak, dan bikin yang nonton terkagum-kagum. Aku sempat memotret mereka, bahkan menyampaikan agar mereka jadi polisi yang baik. Mereka ramah, gagah tampan tarunanya dan cantik berwibara taruninya.
Begitulah Banjarnegara jadi lumayan ramai lebih dari biasa, orang tumplek bleg di alun-alun.
Tadi karena hujan aku sama sekali tak lihat atau pun pergi ke pinggir Serayu.
Ayo ikut arung jeram di Sungai Serayu!
Di Serayu Adventure sedang ada event Kejuaraan Arung Jeram Australasia. Event internasional itu diikuti Indonesia, Malaysia, Iran, Kazashtan, Slovakia. Aku sih sempat meliput ke Serayu Adventure dua kali, nonton eksibisi kayak di Randegan, dan nonton acara pembukaannya yaitu defile dimeriahkan thek-thek dan drumband taruna Akpol yang luar biasa indah, kompak, dan bikin yang nonton terkagum-kagum. Aku sempat memotret mereka, bahkan menyampaikan agar mereka jadi polisi yang baik. Mereka ramah, gagah tampan tarunanya dan cantik berwibara taruninya.
Begitulah Banjarnegara jadi lumayan ramai lebih dari biasa, orang tumplek bleg di alun-alun.
Tadi karena hujan aku sama sekali tak lihat atau pun pergi ke pinggir Serayu.
Ayo ikut arung jeram di Sungai Serayu!
Label:
arung jeram,
event internasional,
malam Minggu
Senin, 01 Maret 2010
Mobilku Dijual
Hi...hi..hik...sedih juga ya, berpisah dengan mobil. Mobil patungan suami dengan keluarganya itu akhirnya harus direlakan dijual. Dia telah menemani dan mengantarkan keluargaku ke mana-mana selama 5 tahun. Sudah ke Yogya 4 kali atau lebih, ke Cilacap, Tegal. Ke Purwokerto tak terhitung lagi.
Kalau minggu mengantar ke pasar belanja beras, ke alun-alun malam-malam beli mi goreng. Ngantar ke RS kelahiran si kembar, ngangkut si kembar berobat ke dokter. Duh sederet jasanya bikin aku berat tuk berpisah.
Mobil suami cs ini jenis carry bikinan 1997, mesin masih lumayan , irit dan tak pernah rewel.
Semoga saja bisa beli lagi yang lebih bagus dan bermanfaat untukku dan keluarga. Selamat tinggal si ungu nilaku...
Kalau minggu mengantar ke pasar belanja beras, ke alun-alun malam-malam beli mi goreng. Ngantar ke RS kelahiran si kembar, ngangkut si kembar berobat ke dokter. Duh sederet jasanya bikin aku berat tuk berpisah.
Mobil suami cs ini jenis carry bikinan 1997, mesin masih lumayan , irit dan tak pernah rewel.
Semoga saja bisa beli lagi yang lebih bagus dan bermanfaat untukku dan keluarga. Selamat tinggal si ungu nilaku...
Minggu, 28 Februari 2010
Minggu
Hari Minggu biasanya sih menyetrika, tentu sesudah masak dan menyapu halaman.
Tapi minggu ini beda karena listrik padam, duh sebel sekali.
Sejak malam Minggu tak bisa on line. Televisi bungkam, yang ada sunyi, gelap. Masjid saja yang lampunya nyala karena memakai gen set. Kucoba nikmati saja suasana sepi itu dengan tidur seusai sholat isya.
Tidur asyik juga ya tak terganggu dengan televisi, radio, internet, lampu. hemmm sekali-kali listrik mati dinikmati saja, biasanya sih ngomel sendiri. Ngomeli PLN yang tak dengar.
Listrik mati gara-gara ada anak main layangan dan nyangkut di travo. Untung saja tidak kesetrum. Lisrik baru nyala siang kira-kira pukul 13.00. Segera saja pasang setrikaan.
Kalau sedang nyala begini ternyata kita harus syukuri dan ucapkan terima kasih pada PLN. Jangan hanya menghujat kalau sedang padam. Begitu mungkin ya?
Tapi minggu ini beda karena listrik padam, duh sebel sekali.
Sejak malam Minggu tak bisa on line. Televisi bungkam, yang ada sunyi, gelap. Masjid saja yang lampunya nyala karena memakai gen set. Kucoba nikmati saja suasana sepi itu dengan tidur seusai sholat isya.
Tidur asyik juga ya tak terganggu dengan televisi, radio, internet, lampu. hemmm sekali-kali listrik mati dinikmati saja, biasanya sih ngomel sendiri. Ngomeli PLN yang tak dengar.
Listrik mati gara-gara ada anak main layangan dan nyangkut di travo. Untung saja tidak kesetrum. Lisrik baru nyala siang kira-kira pukul 13.00. Segera saja pasang setrikaan.
Kalau sedang nyala begini ternyata kita harus syukuri dan ucapkan terima kasih pada PLN. Jangan hanya menghujat kalau sedang padam. Begitu mungkin ya?
Kamis, 04 Februari 2010
Lega
Akhirnya pekerjaan yang menumpuk satu demi satu selesai. Rat sudah beres, hari Senin 1 Februari lalu, Alhamdulillah lancar.
Jadwal sudah kelar, tak ada komplain lagi. Jurnal kelas juga rampung, buku catatan guru tinggal beberapa guru yang belum kelar.
Rasanya lega, kerja sudah bisa santai. RPP tadi mulai kutulis dapat 3 RPP. Begitu juga buku dompet dhuafa dan buku administrasi koperasi tadi mulai kukerjakan.
Tadi pulang sekolah listrik mati, sekarang sudah nyala lagi. Aku sempat membayangkan enaknya ya makan ayam goreng di Sari Rasa, eh tak lama kemudian ada saudara yang ngantar brekat kenduri isinya ayam goreng dengan sambal terasinya yang ehm..enak banget, mimpi jadi nyata.
Masih ditambah ada 4 buah jeruk , segar...
Jadwal sudah kelar, tak ada komplain lagi. Jurnal kelas juga rampung, buku catatan guru tinggal beberapa guru yang belum kelar.
Rasanya lega, kerja sudah bisa santai. RPP tadi mulai kutulis dapat 3 RPP. Begitu juga buku dompet dhuafa dan buku administrasi koperasi tadi mulai kukerjakan.
Tadi pulang sekolah listrik mati, sekarang sudah nyala lagi. Aku sempat membayangkan enaknya ya makan ayam goreng di Sari Rasa, eh tak lama kemudian ada saudara yang ngantar brekat kenduri isinya ayam goreng dengan sambal terasinya yang ehm..enak banget, mimpi jadi nyata.
Masih ditambah ada 4 buah jeruk , segar...
Jumat, 29 Januari 2010
Hari ini hujan lagi
Hujan turun sepulang aku dari sekolah. Oh aku tadi seusai mengajar mampir ke BRI ambil uang untuk persiapan RAT. Dilanjutkan ke Banjar beli amplop dan pesan nasi Padang untuk makan konsumsi RAT.
Aku suka hujan, asalkan aku sudah tiba di rumah . Okelah turun mau lama sebentar sama-sama membuat sejuk udara .
Hujan membuat tanaman dan bebungaan di halaman jadi hijau , segar, tak perlu menyiram.
Syukurlah desa tempat ku tinggal bukan daerah banjir, tak perlu was was ketika musim hujan tiba.
Januari hujan sehari-hari.Itu yang hari-hari ini terjadi. Tadi di Banjarnegara sempat jalan kaki dari ujung jalan depan kantor pos, melewati trotoar depan gedung DPRD. Nah di sini jalan kaki nyaman tidak terganggu pedagang kaki lima, sejuk pula karena rimbun pohon peneduh di pinggir jalan.
Sayang tidak semua trotoar nyaman untuk pejalan kaki, sebagian besar sudah dirampok ulah pedagang yang menggelar dagangannya di tempat yang mestinya ditujukan untuk pejalan kaki.
Belum lagi sampah yang berserakan, kemarin lewat pasar sampai prihatin, kota peraih Adipura kok pasarnya kotor minta ampun. Got-got tersumbat sampah yang dibuang sembarangan. Aku curiga sistem drainase di depan Samsat tidak dirawat atau didesain dengan baik. Buktinya begitu hujan, air memenuhi jalan seperti sungai. Duh sedih ya, Banjarnegara kota kecil yang kalau mau bisa dibuat indah, bersih, teratur, tapi masih sebatas harapan.
Kabar baiknya terminal barunya masih bagus, bersih, dan lapang. semoga saja semua pihak mau menjaga kebersihan dan kerapian terminal.
Hujan di Banjarnegara semoga memberi harapan untuk daerah yang lebih bersih, tertib, rapi, manusiawi, nyaman untuk dikunjungi, nyaman pula bagi penghuninya.
Aku suka hujan, asalkan aku sudah tiba di rumah . Okelah turun mau lama sebentar sama-sama membuat sejuk udara .
Hujan membuat tanaman dan bebungaan di halaman jadi hijau , segar, tak perlu menyiram.
Syukurlah desa tempat ku tinggal bukan daerah banjir, tak perlu was was ketika musim hujan tiba.
Januari hujan sehari-hari.Itu yang hari-hari ini terjadi. Tadi di Banjarnegara sempat jalan kaki dari ujung jalan depan kantor pos, melewati trotoar depan gedung DPRD. Nah di sini jalan kaki nyaman tidak terganggu pedagang kaki lima, sejuk pula karena rimbun pohon peneduh di pinggir jalan.
Sayang tidak semua trotoar nyaman untuk pejalan kaki, sebagian besar sudah dirampok ulah pedagang yang menggelar dagangannya di tempat yang mestinya ditujukan untuk pejalan kaki.
Belum lagi sampah yang berserakan, kemarin lewat pasar sampai prihatin, kota peraih Adipura kok pasarnya kotor minta ampun. Got-got tersumbat sampah yang dibuang sembarangan. Aku curiga sistem drainase di depan Samsat tidak dirawat atau didesain dengan baik. Buktinya begitu hujan, air memenuhi jalan seperti sungai. Duh sedih ya, Banjarnegara kota kecil yang kalau mau bisa dibuat indah, bersih, teratur, tapi masih sebatas harapan.
Kabar baiknya terminal barunya masih bagus, bersih, dan lapang. semoga saja semua pihak mau menjaga kebersihan dan kerapian terminal.
Hujan di Banjarnegara semoga memberi harapan untuk daerah yang lebih bersih, tertib, rapi, manusiawi, nyaman untuk dikunjungi, nyaman pula bagi penghuninya.
Label:
Hujan dan Inspirasi,
kota yang bersih
Kamis, 31 Desember 2009
Reuni
Selasa 29 September jadi reuninya. Reuni Jurusan Bahasa Indonesia IKIP Yogyakarta tahun 1988. Diadakan di Patangpuluhan di rumah Teha Endang, yang datang aku, Teha, Janti, Animora, Arifin, Rifai, Giarno, Kusdaryanto, Arie Saptaji, Wicak, Ponimin, Yayuk, Prapto, Rika, Tutik Hartanti. Canda tawa pun bergulir, ruang jadi hingar bingar oleh tawa kami tak henti-henti jika ada yang bercerita ttg saat-saat indah dan lucu dulu.
Reuni mampu mengobati rindu, melepas penat, mengisi hati dengan kebaruan. Tambah networking.
Jelas fisik kami berbeda dari 14-16 tahun yang lalu. Ada yang jadi kurus Rika dan Anim, yang lain tambah mekar. Terutama aku dan Rifai. Tambah gagah dan ganteng seperti Prapto dan Ponimin. Rambut mulai memutih yang bikin pangling rambutnya ya Prapto.
Tak ada cerita yang tak mengundang tawa. Kami baru berhenti tertawa ketika mendoakan almarhumah Sulistiyani yang meninggal kecelakaan. Semoga dia tenang di sana.
Begitulah agenda untuk tahun depan diadakan lagi sekitar Desember.
Reuni mampu mengobati rindu, melepas penat, mengisi hati dengan kebaruan. Tambah networking.
Jelas fisik kami berbeda dari 14-16 tahun yang lalu. Ada yang jadi kurus Rika dan Anim, yang lain tambah mekar. Terutama aku dan Rifai. Tambah gagah dan ganteng seperti Prapto dan Ponimin. Rambut mulai memutih yang bikin pangling rambutnya ya Prapto.
Tak ada cerita yang tak mengundang tawa. Kami baru berhenti tertawa ketika mendoakan almarhumah Sulistiyani yang meninggal kecelakaan. Semoga dia tenang di sana.
Begitulah agenda untuk tahun depan diadakan lagi sekitar Desember.
Langganan:
Komentar (Atom)